Info Pesantren
Minggu, 19 Mei 2024
  • Selamat Datang di Website kami

Lagi dan lagi, Santri MDTI Syahadah 30 Juz Al-Qur’an Ustad Zulfikar : Syafaat Penghafal Qur’an menyelamatkan 10 anggota Keluarga di Akhirat Kelak

Diterbitkan : - Kategori : BERITA MTsT

Lagi dan lagi, Santri MDTI Syahadah 30 Juz Al-Qur’an

Ustad Zulfikar : Syafaat Penghafal Qur’an menyelamatkan 10 anggota Keluarga di Akhirat Kelak

 

Salah satu santri Ma’had Daarut Tahfizh Al Ikhlas (MDTI) yang bernama Wazirul Amin Bin Ahlul Khairi menyelesaikan syahadah 30 Juz Al Qur’an yang dilaksanakan di Mushala MDTI Intensif Putra Ajuen. Aceh  Besar (14/11/2021)

Mudir MDTI Ustadz. H. Zulfikar M. Ag dalam sambutannya menyampaikan Muhammad Taqwa adalah murid Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) Daarut Tahfizh yang sedang menjalani program 30 Juz di asrama intensif putra.

“Wazirul juga termasuk santri yang cepat menghafal Qur’an dan itiqamah dalam menjaga hafalanya”, kata Ustad. Zul

Hal ini juga patut diapresiasikan kepada para Ustadz yang telah membimbing dan memberi ilmu kepada para santri bagaimana menghafal Al-Quran secara tepat dan benar.

Dalam sambutannya Ustadz Zul juga mengatakan banyak santri-santri ma’had yang sudah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an dengan waktu yang teramat singkat.

Ustad Zulfikar juga menjelaskan tentang syafaat bagi penghafal Qur’an yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmizi yang berbunyi “Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr, telah mengkhabarkan kepada kami Hafsh bin Sulaiman, dari Katsir bin Zadzan, dari ‘Ashim bin Dhamrah, dari Ali bin Abi Thalib telah berkata, Rasulullah saw telah 87 bersabda,”Barangsiapa yang membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya, lalu ia menghalalkan apa-apa yang dihalalkannya dan mengharamkan apa-apa yang diharamkannya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga dengan (sebab) Al-Qur’an itu, dan Allah akan menerima permohonan syafaatnya kepada sepuluh orang dari keluarganya yang semuanya telah diwajibkan masuk ke dalam neraka”

“Prestasi semua ini tidak lain adalah atas izin Allah SWT”, ungkap Ustad Zul.

Di akhir sambutannya, Ustad Zul berpesan tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini ketika kita dekat dengan Al-Qur’an jadi tetap semangat dalam memperjuangkannya.

Wakil Mudir MDTI Ustadz. Munawir menyebutkan nantinya santri-santri yang sudah selesai syahadah akan mengikuti program khusus untuk kembali memperkuat hafalan.

Disamping itu Ustad Munawir juga berharap kepada para santri untuk selalu tekun dan yakin dalam menghafal Qur’an, tetaplah istiqamah dalam memperjuagkannya.

“Selasai hafalan 30 Juz Al Qur’an dan turut disaksikan oleh kedua orang tua, ini adalah suatu hadiah untuk mereka yang bahagianya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata”, jelas Ust Muna.

 

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Beri Komentar