Yayasan Huda Wannur Langsa Studi Banding Ke MDTI

Yayasan Huda Wannur Langsa Studi Banding Ke MDTI

Sejumlah pengurus Yayasan dan dewan guru Pesantren International Tahfizh Qur’an Huda Wannur Kota Langsa melakukan studi banding ke Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, acara ini digelar di Aula Pertemuan MDTI. Aceh Besar, Kamis (28/10/2021)

Pimpinan Pesantren Huda Wannur Langsa Ustadz H. Al-Hafidz, Lc.,M. A menyampaikan rasa terima kasih telah diperkenankan untuk berhadir di Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas dan telah menyambut kedatangan rombongan dengan sangat baik.

Ustadz H. Al-Hafidz juga mengatakan melalui kunjungan ini, berharap dapat mempererat siraturahmi antar pengurus, ustadz/ustadzah, serta membangun hubungan kerjasama antar pesantren, selain itu juga dapat menambah ilmu dan wawasan untuk para tenaga pengajar tentunya.

Disamping itu Ustadz. H. Al-Hafidz juga menjelaskan secara singkat mengenai kondisi pesantren saat ini yang telah memilki TK, SD maupun SMP dan sudah berjalan selama 2 Tahun lamanya.

“Dengan usia pesantren yang masih terbilang muda, maka kami berharap bisa mengadopsi program-program yang ada di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas”, jelas Ustad Hafidz.

Mudir Ma’had Daarut Tahfidz Ustadz. H. Zulfikar, S. Ag., M. Ag sangat berterima kasih kepada pihak Pesantren Huda Wannur telah melakukan studi banding ke MDTI.

Dalam hal ini Ustadz Zulfikar menjelaskan semua sistem manajemen, kurikulum, SDM serta prestasi yang ada di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas.

“Prestasi yang patut disyukuri yakni di MDTI intensif yakni syahadah 30 juz yang telah dilakukan oleh para santri dan tahun ini insyaAllah akan diikuti sebanyak 30 peserta syahadah”, jelas Ustad Zul.

MDTI juga mempunyai pendidikan formal satu atap, yakni memiliki Madrasah Aliyah Terpadu (MAT), Madrasah Tsanawiyah Terpadu (MTsT) dan Madrasah Ibtidayah Terpadu (MIT).

“Total santri yang ada pada MDTI yakni berjumlah 1.605 orang santri”, ungkap Ustad Zul.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata antar kedua belah pihak pesantren, mewakili MDTI Ustad Zulfikar berpesan agar tetap semangat bagi para pejuang Al-Qur’an, karena cobaan dalam dakwah ini bukanlah hal yang mudah, tetap berdoa akan keberhasilan anak dan cucu kita nanti untuk membumikan Al-Qur’an.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *