Ratusan Santri Ma’had Daarut Tahfizh Ikuti Vaksinasi

Ratusan Santri Ma’had Daarut Tahfizh Ikuti Vaksinasi

Ratusan siswa mengikuti vaksinasi massal yang digelar di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI) di Komplek Villa Buana Gardenia Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, Kamis (7/9).

Mudir MDTI Ustad H. Zulfikar, S. Ag., M. Ag mengatakan guna untuk ikut mendukung pemerintah dalam memutuskan rantai virus covid 19, maka pihak MDTI bekerjasama dengan Rs Bhayangkara Banda Aceh dalam menggelar vaksinasi di sekolah.

“Alhamdulillah banyak santri dan wali santri yang antusias untuk mengikuti vaksin ini,” kata Ust Zul

Wadir MDTI Ustad Satrya Andheki menyampaikan sebelum vaksinasi, sekolah mengatur protokol kesehatan agar peserta vaksin tidak berkerumun. Sejak awal masuk, semua santri dicek suhu tubuhnya. Siswa harus masuk ke ruang kelas masing-masing agar tidak berkerumun.

“Kita juga mensosialisasikan kepada siswa yang memiliki penyakit bawaan dan yang datang nantinya harus seizin orang tua,” jelas Wadir Ma’had.

Dalam hal ini Wadir MDTI juga mengatakan setiap santri yang mengikuti program vaksin tidak ada paksaan untuk mengikutinya.

“Akan tetapi realita dilapangan sangat banyak wali santri yang mendukung penuh dengan program vaksin yang dilaksanakan di MDTI ini,” terang Ust. Satrya.

Ketua Panitia Program Vaksinasi Ust. Moch. Reza, M. M menjelaskan vaksinasi ini tidak dikhususkan untuk para santri saja, akan tetapi juga untuk para guru, ustadz dan uztadzah MDTI.

Selain siswa, Ust Reza pun mengaku 75 orang guru dan karyawan sudah mendapatkan vaksinasi sebelumnya. “Mudah-mudahan apabila semua divaksin, pembelajaran lebih tenang dan nyaman,” paparnya.

Disamping itu juga Ketua Panitia mengatakan data sementara santri yang sudah vaksin berjumlah 200 orang.

“Bahkan ada juga wali santri yang ikut antusias melakukan vaksin,” ujar reza.

Sementara itu AKBP Irwan Johansyah selaku perwakilan dari pihak Rs Bhayangkara Banda Aceh mengatakan sebanyak 20 orang tenaga kesehatan diturunkan untuk melaksanakan vaksinasi di Mahad Daarut Tahfizh Al Ikhlas. Vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

“Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang aman dan masyarakat jarang ada yang mengeluh, karena Sinovac efek sampingnya berbeda dan paling rendah,” jelasnya.

Program Vaksinasi juga turut dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kota Banda Aceh Drs. H. Asy’ari, M. Si.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *